IPOL.ID – Memasuki puncak musim kemarau dan fenomena El Nino yang diprediksi akan berlangsung pada Agustus 2026, kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah hingga membuka ladang dengan cara dibakar.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering di masa musim kemarau saat ini.
Guna mengantisipasi kekeringan dan kekurangan air bersih, isi cadangan air saat pasokan masih tersedia, gunakan air sesuai kebutuhan, perbaiki keran atau pipa yang bocor, dan gunakan kembali air bekas yang masih layak (misalnya air cucian sayur untuk menyiram tanaman).
“Di tengah teriknya cuaca akibat fenomena EL Nino terjadi saat ini, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau membuka ladang dengan cara membakar guna mencegah terjadinya karhutla. Jangan buang putung sembarangan dan pastikan bara api telah padam sempurna sebelum membuang,” pesan Abdul, Selasa (28/7/2026).
