IPOL.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah mencatat kejadian bencana dalam periode pemantauan koordinasi BNPB pada 10 Juli 2026 hingga 11 Juli 2026.
Dari sejumlah catatan itu hasil kaji cepat tersebut, terdapat 25 kejadian dengan tiga di antaranya, merupakan peristiwa baru yang didominasi jenis bencana hidrometeorologi kering.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menerangkan, laporan kejadian pertama adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Lahan seluas kurang lebih dua hektar terbakar pada Selasa (14/7). Lokasi kejadian berada di Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan.
“BPBD Kabupaten Mojokerto telah melakukan asesmen dengan lintas instansi dilanjutkan pemadaman dengan 2 unit fire pumper dan 2 unit water supply. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.45 WIB,” terang Abdul, Kamis (16/7).
Kebakaran lahan juga terjadi di wilayah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Selasa (14/7). Lahan terbakar tersebar di empat kelurahan yaitu 7,6 hektar di Kelurahan Cempaka, 5 hektar di Kelurahan Landasan Ulin Timur, 0,2 hektar di Kelurahan Guntung Manggis, dan 2 hektar di Kelurahan Landasan Ulin Tengah.
