“Kami ingin menghadirkan keanekaragaman produk UMKM khas Indonesia di stasiun dan di atas kereta. Ini bisa menjadi ikon baru perjalanan kereta api yang nyaman dan berkesan,” kata Ririn.
Ririn menambahkan, UMKM kini memiliki kesempatan untuk memasarkan produk melalui berbagai kanal mulai dari penjualan di atas kereta (sales on train), kafe dan gerai di stasiun, hingga platform e-commerce yang dikelola KAI Services.
Setelah kegiatan di Jakarta, Kemendag dan KAI Services berencana melanjutkan program business matching serupa di wilayah Jawa Tengah, sebagai langkah memperluas jangkauan dan mempertemukan lebih banyak UMKM potensial dengan jaringan bisnis transportasi nasional.(Vinolla)

