“Harapan dengan satu data Indonesia ini, data kita makin akurat, semuanya berpedoman pada data yang sama, selama ini kan datanya sendiri-sendiri sehingga terasa sekali ego sektoral,” bebernya.
Gus Ipul menyampaikan dengan dasar data yang sama, maka intervensi akan lebih optimal serta program-program baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah bisa saling terintegrasi dan bersinergi.
“Insya Allah kalau itu kita lakukan terus-menerus akan semakin bisa membawa program ini (kesejahteraan sosial) tepat sasaran dan berdampak, kita harapkan dampaknya makin nyata terukur,” kata Gus Ipul.
Dengan data yang efektif, Gus Ipul berharap program-program kesejahteraan sosial seperti bantuan sosial akan tepat sasaran, lalu penerima manfaat diarahkan untuk lebih mandiri melalui program-program pemberdayaan.
“Kami nanti akan tindaklanjuti dengan pertemuan tim untuk membuat target-target, di mana setiap tahunnya mungkin ada sekian keluarga yang menerima Bansos naik kelas, mereka tidak lagi menerima Bansos, tapi naik menjadi program-program pemberdayaan, itu yang kedua,” tutupnya.(sofian)
