IPOL.ID – Industri manufaktur Indonesia terus menunjukkan kinerja positif. Pada kuartal II 2025, sektor ini tumbuh sebesar 5,68 persen, sementara industri makanan dan minuman (mamin) mencatat pertumbuhan 6,15 persen. Tren positif ini turut mendorong lonjakan kebutuhan di industri pendukung, seperti kemasan, percetakan, farmasi, hingga kosmetik yang diproyeksikan menembus nilai pasar US$9,7 miliar pada 2030.
Melihat perkembangan tersebut, Krista Exhibitions kembali menghadirkan empat pameran internasional besar di penghujung tahun 2025. Pameran ini menjadi etalase inovasi dan teknologi terkini di sektor makanan, minuman, kemasan, percetakan, audio visual, hingga hospitality.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, optimis pameran tahun ini mampu mencatat nilai transaksi hingga Rp 5–6 triliun.
“Rangkaian pameran internasional ini akan menjadi akselerator penting bagi kolaborasi lintas industri dan investasi. Kami ingin menghadirkan platform yang mempertemukan inovator, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan agar Indonesia semakin kompetitif di panggung global,” ujar Daud, kepada Ipol.id Jumat (3/10/2025).
