Ia meyakini, para santri yang wafat karena reruntuhan, apalagi saat sedang salat dan menuntut ilmu di pesantren, wafat dalam keadaan syahid.
Cholil mengingatkan musibah bisa menimpa siapa saja. Ia mengajak semua pihak untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia.
“Salat gaib dan tentu doa yang kita panjatkan kepada mereka yang wafat dan keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya. (far)
