Penamaan Kapal Literasi Moh. Hatta ini juga telah memperoleh restu keluarga Bung Hatta melalui putri mendiang yang juga merupakan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan 2004-2009, Meutia Hatta, sebagai bentuk penghormatan terhadap jejak sejarah Bung Hatta di Maluku, yang juga merupakan tempat beliau pernah berbagi buku dan ilmu pengetahuan kepada masyarakat selama masa pengasingan.
Ketua Pembina Golden Future Indonesia, Edwin Senjaya, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama Pegadaian sebagai langkah konkret dalam meningkatkan literasi, khususnya di wilayah Indonesia Timur dan daerah pedalaman.
“InsyaAllah, Kapal Literasi Mohammad Hatta akan menjadi bukti nyata upaya kita dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045. Dari kapal ini, semoga lahir generasi pembelajar dan calon pemimpin masa depan bangsa,” ujar Edwin.
Rangkaian kegiatan Kapal Literasi Moh. Hatta akan dimulai pada 23 Oktober 2025 dengan seminar dan pelatihan guru, serta puncaknya pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda sebagai simbol kebangkitan semangat belajar dan gotong royong lintas generasi.
