Di samping itu, Subhan menyambut positif adanya prize money yang diberikan oleh penyelenggara untuk peraih medali Polytron Indonesia Para Badminton 2025 yang dianggap menambah motivasi. Ia juga mengungkapkan ajang ini sekaligus menjadi pemanasan sebelum menghadapi ASEAN Para Games ke-13 yang akan berlangsung di Thailand pada Januari 2026.
“Atlet senior maupun atlet junior tentu akan lebih termotivasi untuk mengerahkan kemampuan terbaik saat bertanding karena bermain di negara sendiri, ada dukungan mayoritas masyarakat, ditambah adanya prize money yang selalu diberikan setiap tahun. Selain itu, kami pun menjadikan Polytron Indonesia Para Badminton 2025 sebagai uji coba yang bagus sebelum ASEAN Para Games di Thailand pada awal tahun depan. Terlebih negara kuat di ASEAN seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura juga datang ke Solo,” ujarnya. (bam)
