Kemenangan di Sepang melengkapi capaian bersejarah bagi keluarga Marquez. Setelah Marc Marquez memastikan gelar juara dunia lebih dulu, kini Alex Marquez juga resmi mengunci posisi runner-up MotoGP 2025.
Ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah MotoGP, dua bersaudara menempati dua posisi teratas klasemen akhir musim.
Saya sangat bahagia. Ini musim terbaik dalam karir saya. Bisa berdiri di puncak bersama kakak saya adalah sesuatu yang luar biasa,” ujar Alex Marquez setelah balapan seperti dikutip dari MotorSport, kemarin.
Bagi Francesco Bagnaia, hasil di Sepang menjadi mimpi buruk. Pembalap Ducati Lenovo itu bukan hanya kehilangan peluang podium, tetapi juga menghadapi ancaman serius di klasemen sementara.
Bagnaia kini hanya unggul tipis atas Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), yang finis keempat di Sepang dan memangkas jarak poin. Dengan dua seri tersisa, Portugal (Portimão) dan Valencia (Ricardo Tormo), persaingan perebutan posisi ketiga dipastikan berlangsung sengit.
Usai balapan, Bagnaia terlihat kecewa berat. Ia bahkan enggan berbicara panjang kepada media. Namun, dari pihak tim Ducati, manajer teknis Davide Barana mengonfirmasi bahwa masalah terjadi pada sistem elektronik motor. (bam)

