Dikatakannya. prestasi ini merupakan modal awal menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang. Ia juga berharap Indonesia tidak hanya membaea pulang satu medali emas saja seperti yang dicapai di Olimpiade Paris 2024 silam.
“Saya berharap, Rahmat Erwin Abdullah dan Eko Yuli Irawan, serta lifter lainnya, mampu mengikuti jejak Rizki Juninasyah di Olimpiade 2028 nanti,” ungkapnys lagi.
Secara khusus kepada lifter Eko Yuli Irawan yang membawa pulang medali perunggu dari kelas 65kg. Djoko Pramono berpesan, meski di usianyanya yang sudah menginjak kepala tiga, jangan buru-buru pensiun.
“Tetap semangat, sebelum.ada yang mampu mengalahkan kamu di Indonesia. Kamu jangan dulu pensiun,” pinta Djoko Pramono.
Seperti diberitakan sebelumnya, 10 lifter yang tampil, Rizki Juniansyah menjadi atlet paling sukses dengan menyumbangkan dua medali emas melalui angkatan clean and jerk seberat 204 kilogram yang juga memecahkan rekor dunia, serta dari total angkatan 361 kilogram di kelas 79 kilogram putra. Ia juga menambah satu perunggu dari angkatan snatch 157 kilogram.

