“Teknologi e-commerce telah membuka peluang baru bagi bisnis untuk menjangkau konsumen yang lebih luas tanpa batasan geografis. Karenanya, dalam Seminar Internasional ini, kami mengangkat tema terkait kecerdasan buatan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mempelajari AI di era global,” papar Yuma Akbar.
Berbeda, Ketua Dewan Penasehat STIKOM CKI, Dr H Supriyatin, M.M manilai kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi menjadi sangat penting ditengah kemajuan teknologi saat ini.
“Kolaborasi interdisipliner yang terfokus pada pertimbangan etika, berpotensi mengembangkan AI di berbagai aspek kehidupan kita. Hal itu sekaligus memitigasi potensi risiko yang terkait dengan penggunaannya oleh masyarakat luas,” jelasnya.
Sementara itu, untuk mengimbangi pesatnya perkembangan AI di berbagai sektor, maka perlu dilakukan antisipasi dalam dunia pendidikan, yang akan mempersiapkan generasi muda menjadi pemimpin di masa depan. Dikatakanya lagi, AI membawa perubahan yang signifikan dalam tujuan pendidikan dimana fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi merupakan hasil yang paling penting.
