Rosihon menegaskan bahwa prestasi ini menjadi momentum penting bagi UIN Bandung untuk memperkuat kolaborasi riset dan jejaring akademik internasional. “Kita ingin menunjukkan bahwa PTKIN memiliki kapasitas bersaing di tingkat global dengan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan,” jelasnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik Dadan Rusmana menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari keseriusan UIN Bandung dalam memenuhi lima indikator utama penilaian THE. THE World University Rankings menilai universitas berdasarkan lima aspek: Teaching (lingkungan pembelajaran), Research (volume, pendapatan, dan reputasi), Citations (pengaruh riset), International Outlook (kerja sama internasional dan mobilitas), serta Industry Income (inovasi dan kontribusi pada industri). Semua aspek ini terus kita tingkatkan melalui program unggulan dan kolaborasi strategis.
“Alhamdulillâh, awal Oktober 2025 ini, UIN Bandung mendapatkan kabar gembira kembali terkait hasil rilis pemeringkatan perguruan global tinggi (World University Ranking) dari Times Higher Education (THE),” paparnya.
