“Kami meyakini bahwa setiap kesuksesan hendaknya disertai dengan tanggung jawab sosial,” ujar Anto Perwata, Presiden USC Alumni Indonesia usai laga.
“Melalui turnamen ini, kami ingin menciptakan sebuah wadah yang menggabungkan semangat kompetisi dengan empati. Para atlet nasional telah mengabdikan masa terbaik mereka untuk membawa nama Indonesia, dan kini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa jasa mereka tidak dilupakan. Donasi ini merupakan simbol rasa terima kasih dan dukungan kami terhadap kelangsungan hidup yang bermartabat bagi mereka,” paparnya.
Sementara Lingling Agustine, Bendahara OIA, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan kemurahan hati komunitas Alumni USC. Donasi ini akan mendukung berbagai program berkelanjutan kami, termasuk bantuan medis, dukungan finansial, dan pelatihan keterampilan bagi para atlet yang telah pensiun dan berada dalam kondisi kurang beruntung. Lebih dari sekadar bantuan materi, dukungan ini menjadi pengingat bahwa pengorbanan mereka tetap dikenang dan dihargai,” ujar Lingling yang juga legenda tenis meja Indonesia.
