“Kami hanya menargetkan Gedung ini segera berdiri tepat waktu dan tidak ada masalah serta segera beroperasi agar kami bisa melaksanakan tugas dengan nyaman,” jelas Darmansyah.
Ia menambahkan, tentunya dengan penandatanganan kontrak ini bukan hanya sekedar seremonial saja, tetapi juga secara resmi dimulainya konstruksi pembangunan gedung OJK di Kota Medan.
Sementara itu, Direktur Operasi 1 WEGE, Bagus Tri Setyana, mengatakan, “Momentum ini tentunya menjadi langkah penting dan strategis bagi kami (WEGE).”
Menurutnya, dengan membangun Gedung OJK Provinsi Sumatera Utara ini secara tidak langsung WEGE ikut memiliki peran peran sentral dalam menjaga stabilisasi sistem keuangan nasional.
Bagus menegaskan, WEGE akan memenuhi kewajiban di kontrak dan juga kepatuhan terhadap peraturan, perundang-undangan, regulasi yang berlaku di negara kita, sesuai dengan tata kelola dalam setiap proses aktivitas bisnisnya.
Baik OJK maupun WEGE berharap bahwa pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan seluruh stakeholder. (tim)
