Sebelum tur Asia, Janice menjalani debut WTA di Sao Paulo, Brasil. Pada ajang berlevel WTA 250 itu, ia menjadi runner up yang membuat peringkatnya melesat ke-103 dunia dari peringkat 130 dunia setelah penampilan perdananya dalam turnamen grand slam US Open.
Dalam debutnya di Grand Slam, Janice tampil gemilang dengan kemenangan babak pertama atas Veronika Kudermetova setelah tidak pernah kalah set pada tiga pertandingan babak kualifikasi.
Ia juga mencatatkan sejarah dengan mengakhiri penantian panjang Indonesia akan kehadiran petenis tunggal putri di Grand Slam, setelah terakhir kali diwakili oleh Angelique Widjaja pada US Open 2004.
Menurut catatan WTA, sebelum tiba di New York untuk kualifikasi US Open, Janice telah memenangi 45 dari 50 pertandingan profesional terakhirnya. Selama periode tersebut, ia mencapai sembilan final ITF, memenangi enam gelar, dan naik lebih dari 200 peringkat, dari 371 ke 149 hingga kini bisa menembus ranking 100 besar WTA. (bam)

