IPOL.ID – Memasuki November 2025, peralihan dari musim kemarau ke musim hujan harus diantisipasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menyoroti persoalan saluran air yang kerap menjadi penyebab banjir. Selain itu potensi tanah longsor perlu juga menjadi perhatian serius.
“Ditambah lagi kondisi pohon-pohon besar yang ada di Jakarta harus diperhatikan oleh Dinas Pertamanan. Jika perlu lakukan toping, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti pohon roboh atau hal lainnya. Karena disaat musim hujan, biasanya dibarengi dengan angin kencang,” ujarnya, Jumat (30/10/2025).
Srikandi PDIP itu mengingatkan, dalam hal penanganan dampak banjir, yang harus dipersiapkan yaitu dengan melakukan antisipasi mitigasi terhadap masyarakat yang terdampak dari banjir.
“Untuk kondisi sekarang yang harus disiapkan untuk antisipasi mitigasi juga penting. Karena evakuasi terhadap korban banjir membutuhkan waktu dikarenakan kondisi mendadak dan serentak. Meski sejauh ini koordinasi lintas instansi cukup baik dan profesional,” katanya.
