“Alhamdulillah kondisi Bilqis baik, sudah dicek kesehatannya, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Secara psikologis juga ceria, mudah-mudahan tidak mengalami trauma,” ucap Arya.
Kasus ini bermula saat Bilqis menemani ayahnya, Dwi Nur Mas alias Dimas (34), yang tengah melatih tenis di Taman Pakui Sayang pada Minggu pagi (2/11/2025). Saat sang ayah fokus berlatih, Bilqis bermain di area playground tak jauh dari lapangan tenis.
“Sambil main saya panggil, ‘Bilqis’, dia jawab ‘iya, pak’. Tapi waktu panggil ketiga kali, tidak ada jawaban lagi,” kata Dimas, Kamis (6/11/2025).
Dimas sempat mengira anaknya dijemput oleh sang ibu. Namun setelah dicek, sang ibu memastikan tidak menjemput Bilqis. Mereka pun langsung mencari di sekitar lokasi hingga malam hari, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan sang anak.
Keesokan harinya, Dimas mendapatkan rekaman CCTV dari salah satu kafe di taman. Dalam video itu terlihat seorang wanita misterius menggandeng Bilqis bersama dua anak lainnya. Wanita tersebut tampak tergesa-gesa meninggalkan area taman.
