“Dia kelihatan buru-buru bawa Bilqis pergi. Katanya dua anak yang digandeng itu anaknya pelaku, tapi belum pasti,” jelas Dimas.
Kecurigaan makin kuat setelah terlihat rekaman CCTV lain di kawasan Sungai Saddang. Dalam video itu, wanita yang awalnya berhijab tampak sudah melepas hijabnya, sementara Bilqis terlihat mengenakan topi dugaan kuat untuk menyamarkan identitas.
“Ini perempuan pintar. Di taman dia pakai hijab, tapi di CCTV selanjutnya sudah lepas hijab. Anak saya dipakaikan topi,” ujar Dimas.
Setelah tiga hari pencarian, pada Rabu (5/11/2025), polisi mengamankan seorang wanita yang diduga terlibat dalam hilangnya Bilqis. Namun, dari pemeriksaan awal, keberadaan sang anak belum diketahui.
“Pelaku sudah mengaku tapi tidak jelas keterangannya. Jadi sampai sekarang belum ditahu posisinya anakku,” kata Dimas saat itu.
Dimas menduga Bilqis disembunyikan oleh pelaku lain dan menjadi korban jaringan perdagangan anak lintas provinsi.
“Pelakunya sudah diambil, katanya ini sindikat besar penjualan anak di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
