Penerapan Self-Healing Concrete memberikan dampak signifikan bagi operasional Adhi Beton, mulai dari efisiensi biaya material melalui pemanfaatan fly ash hingga 30 persen, yang secara langsung menekan biaya produksi, hingga pengurangan kebutuhan perbaikan akibat kemampuan beton memperbaiki retak mikro secara mandiri. Kemampuan ini tidak hanya menghemat waktu dan biaya repair, tetapi juga memperpanjang umur layanan struktur.
Selain itu, substitusi sebagian semen dengan fly ash berkontribusi pada penurunan emisi karbon, sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan komitmen ESG perusahaan. Inovasi ini juga meningkatkan kepercayaan pelanggan karena menawarkan solusi material yang lebih andal, efisien, dan ramah lingkungan, serta membuka peluang kerja sama baru bagi Adhi Beton di masa mendatang.
Direktur Operasi Adhi Beton, Martinus Pauran, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut, “Penghargaan ini kami maknai bukan sekadar hasil kerja keras, tetapi bukti konkret bahwa operational excellence adalah DNA yang benar-benar hidup di dalam organisasi kami,” ujar Martinus Pauran. Martinus juga menegaskan bahwa inovasi ini bukan hanya capaian teknologi, tetapi juga langkah strategis menuju masa depan operasional yang lebih efisien, resilient, dan berkelanjutan.
