Dalam kesempatan itu Hiramsyah juga menjelaskan rencana perseroan untuk membangun Biotown. Menurutnya, Bio Town berfokus pada pengembangan kota kesehatan terpadu sebagai motor inovasi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi baru sebagai bagian dari roadmap jangka panjang.
“Kami tengah melakukan studi kelayakan untuk mengembangkan Bio Town, Kota Kesehatan terpadu pertama di Indonesia,” jelasnya.
Meski tidak secara detail terkait lokasi Bio Town nantinya, Hiramsyah menegaskan lokasi ada di sekitar AEON mall Sentul City yang sekarang ada. “Luas lahannya dua ribuan hektar,” katanya.
Bio Town, lanjutnya, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto merupakan kawasan yang memadukan layanan kesehatan, edukasi, biomedical R&D, kawasan perkotaan, dan fasilitas pendukung dalam satu ekosistem kota modern.
“Bio Town berfokus pada lima pilar utama (5M): Medical Services, Medical Care, Medical Pharmaceutical, Medical Science, dan Medical Devices,” jelas Hiramsyah.
Pengembangan Bio Town menjadi wujud komitmen Perseroan dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Konsep kawasan itu sejalan dengan empat sektor prioritas pemerintah, yaitu properti dan industri (khususnya SmartGreen Industry), sektor kesehatan, Infrastruktur Digital, dan Energi
