Dengan paket perlindungan tersebut, para atlet MMA dapat menjalankan latihan dan bertanding dengan rasa aman. Tetty menyebut, rasa tenang itu membuat para atlet bisa lebih fokus mengejar prestasi tanpa kekhawatiran terhadap risiko cedera. Ia menambahkan iuran kepesertaan untuk kategori Bukan Penerima Upah (BPU), termasuk atlet muda, hanya sekitar Rp16.800 per bulan, sehingga manfaat besar dapat diperoleh tanpa beban finansial berat.
Tetty menilai penyelenggaraan kegiatan ini merupakan wujud sinergi kuat antara pemerintah daerah, Korps Brimob Polri, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam membangun ekosistem olahraga yang aman dan berkelanjutan. “Dengan dukungan semua pihak untuk perlindungan atlet, generasi atlet muda kini dapat berkompetisi dengan tenang, penuh semangat, dan terbebas rasa cemas,” pungkas Tetty. (msb/dani)
