Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, telah menerima laporan temuan tersebut. Ia belum dapat memastikan apakah banyaknya kayu besar yang hanyut bersama banjir bandang berkaitan dengan kerusakan hutan atau praktik penebangan di wilayah hulu.
“Sampai hari ini saya belum tahu kondisi di gunung bagaimana. Apakah kayu-kayu ini akibat penebangan atau apa, kami belum tahu. Insyaallah setelah ini kita akan cek kondisi hutan,” ujarnya.
Selain menewaskan seekor gajah, banjir bandang di Pidie Jaya juga menyebabkan kerusakan parah pada rumah warga, fasilitas umum, sekolah, dan rumah ibadah. Pemerintah daerah masih melakukan pendataan dampak lanjutan serta merencanakan pemeriksaan kondisi hutan di bagian hulu sungai.(Vinolla)
