IPOL.ID-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta warga dan semua pihak tetap siaga meski erupsi Gunung Semeru dan getaran banjir sudah tidak terekam.
Pasalnya, kata Khofifah, meski erupsi Semeru berdasarkan pemantauan telah berakhir, tetapi status aktivitas Level IV atau Awas tetap berlaku.
“Memang sudah berakhir tapi statusnya masih awas, sehingga kita tetap melakukan kesiapsiagaan melakukan penanganan, dan memastikan warga semua dalam kondisi aman,” kata Khofifah saat meninjau lokasi terdampak, melalui keterangan resminya, Kamis (20/11)
Khofifah turun langsung memimpin penanganan dampak erupsi Semeru. Ia mendatangi sejumlah lokasi terdampak, mulai titik pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, tepatnya di SDN 4 Supiturang, meninjau dapur umum, Desa Sumbersari, serta Jembatan Gladak Perak.
Menurut data BPBD Jawa Timur per Kamis (20/11) pukul 05.40 WIB, total pengungsi yang tersebar di beberapa titik, baik di Kecamatan Pronojiwo maupun Kecamatan Candipuro, berjumlah kurang lebih 346 jiwa.
