Selama beberapa bulan terakhir, Rinaldi aktif membagikan kondisi kesehatan sang ibu melalui media sosial. Pada April 2025, ia sempat menyampaikan bahwa kondisi Ria membaik setelah menjalani sejumlah rangkaian kemoterapi.
Namun beberapa waktu kemudian, kondisi Ria kembali menurun. Sang ibunda mengalami sesak napas, mengingat dirinya memiliki riwayat asma. Pada 18 September, Ria menjalani imunoterapi ke-12 dengan kondisi sesak. Hasil pemeriksaan menunjukkan banyak hal yang perlu dikoreksi sehingga dokter menyarankan rawat inap.
“Setelah lima hari tidak ada peningkatan, tanggal 22 September Ibu masuk HCU,” tulis Rinaldi. Tiga hari berselang, kondisi sesak semakin parah hingga dokter memutuskan untuk memasang ventilator guna membantu pernapasan.
Ria Mariaty akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan penyakitnya. Ucapan belasungkawa mengalir deras untuk Raisa dan keluarga yang tengah berduka. (Vinolla)
