“Tahun ini berbeda. Kami menghadirkan 16 tim U-50 dan memilih Stadion Gala Puri sebagai venue agar acara berjalan lebih optimal,” ujar Juninho Widjaja, didampingi Yusuf Mahmud Aziz selaku Ketua SOS, kepada awak media, Minggu (30/11/2025).
Ia menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah silaturahmi bagi para legenda sekaligus ruang bagi mantan atlet untuk tetap berkarya dan menjaga api kompetitif yang sehat.
Yusuf Aziz menambahkan bahwa dukungan komunitas pecinta olahraga serta jaringan Tumaman Indonesia semakin memperkokoh penyelenggaraan tahun ini. Menurutnya, turnamen sebelumnya mendapat sambutan meriah dan antusiasme tersebut kembali meningkat pada edisi 2025.
“Setiap tim tampil dengan kualitas permainan yang kompetitif dan semangat tinggi. Ini yang membuat turnamen selalu dinantikan dan layak menjadi agenda tahunan,” ujarnya.
Tahun ini panitia mengarahkan turnamen agar lebih berkualitas dan eksklusif, dengan memastikan seluruh rangkaian acara tertata rapi demi memberikan pengalaman terbaik bagi peserta dan penonton. Dukungan dari Komunitas Berdaya All-Star turut menjadi elemen penting dalam kesuksesan penyelenggaraan.
