Untuk menambah semangat bertanding, panitia menyiapkan total hadiah Rp20 juta bagi para pemenang. Selain memperebutkan gelar dan hadiah, turnamen ini menghadirkan suasana penuh nostalgia, persahabatan, dan kebersamaan.
Para legenda seperti Peri Sandria, Alesandro Tobar, Aris Indarto, dan Khairi Rivo menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia SOS yang konsisten menjaga tradisi ini.
“Turnamen ini bukan hanya soal mencari juara, tapi momen berharga untuk bertemu teman lama, menjaga kebersamaan, dan mengingat kembali masa indah di lapangan,” tutur Peri Sandria.
Alesandro Tobar yang datang dari Semarang pun mengaku bangga dapat kembali turun ke lapangan. Sementara Khairi Rivo menilai penyelenggaraan tahun ini sangat rapi dan profesional.
“Juara itu bonus. Yang utama adalah kesehatan, persahabatan, dan kesempatan bertemu kembali,” tegas Khairi Rivo.
Penampilan para legenda membuktikan bahwa semangat dan kemampuan mereka masih layak disaksikan. Turnamen SOS 2025 pun menjadi bukti bahwa olahraga adalah ruang untuk merawat ikatan, mengenang perjalanan, dan memperkuat semangat komunitas.
