Laporan sementara menyebutkan terdapat dua unit rumah rusak berat, dua unit rumah rusak sedang, serta tiga pusat perbelanjaan yang terdampak. Selain itu, satu fasilitas kesehatan (Rumah Sakit Yusuf SK) dan satu fasilitas umum (Bandara Juwata Tarakan) juga mengalami dampak akibat guncangan gempa.
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kota Tarakan telah melakukan monitoring pascagempa dan berkoordinasi dengan BMKG Kota Tarakan, BPBD Provinsi Kalimantan Utara, serta instansi terkait lainnya untuk mempercepat proses pendataan dan penilaian kerusakan.
Sementara, pasien di Rumah Sakit Yusuf SK masih berada di luar gedung guna menghindari potensi bahaya jika terjadi gempa susulan.
“BNPB mengimbau ke masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diminta untuk menghindari bangunan retak atau rusak. Pastikan tempat tinggal aman sebelum kembali ke dalam rumah,” pesan Abdul Muhari. (Joesvicar Iqbal)
