Ia menambahkan bahwa kurikulum berbasis cinta di madrasah menekankan transformasi akhlak sebagai indikator utama keberhasilan belajar. “Tujuan pendidikan umum diukur lewat angka dan rapor, sementara di madrasah ukuran keberhasilannya mencakup akhlak dan sikap. Tidak hanya jawaban benar di atas kertas,” jelasnya.
Melalui Bimtek ini, Memag berharap para pengawas dan pimpinan madrasah mampu mengimplementasikan kurikulum berbasis cinta secara konsisten sehingga madrasah terus menjadi pusat pembentukan karakter, spiritualitas, dan keilmuan yang seimbang. (ahmad)
