“Kita akui memang program MBG yang sudah berjalan hampir satu tahun ini, masih ada yang belum puas dan belum move on terhadap politik Indonesia,” tandasnya.
Arief yang juga mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menambahkan, sebenarnya makan bergizi gratis merupakan ide Prabowo sendiri. Karena sebelum Prabowo menjadi presiden, dia selalu bilang bahwasanya problem terbesar di Indonesia adalah penyiapan sumber daya manusia (SDM).
Seandainya saat itu Gerindra berkuasa, akan membuat Revolusi Putih, yaitu dengan memberikan susu kepada anak-anak.
“Nah sekarang dengan program MBG inilah diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM Indonesia di masa akan datang. Jadi memang Pak Prabowo itu futuris, dia tidak memikirkan hari ini, tapi bagaimana memikirkan masa depan, bagaimana bangsa ini bisa maju. SDM pintar dan anak-anak tangguh wujudkan Indonesia Emas 2045,” ucap Komisaris PT Pelindo ini.
Menyambung hal itu, dia katakan, adanya program MBG itu memberikan efek perekonomian terutama kepada masyarakat, contoh pada pedagang seperti sayur, ikan ayam dan lainnya pasti laku, karena semua bahan makanannya ada di Indonesia.
