“Saya mengapresiasi penyelenggara MilkLife Soccer Challenge yang sudah memberikan ruang khususnya putri di KU 10 dan KU 12 dimana banyak sekali yang ingin terjun ambil bagian dalam pertandingan ini yang jumlahnya meningkat. Ini menunjukkan minat yang bagus, saya kira dengan semangat Solo yang sehat, adanya turnamen semacam ini memberikan nafas baru untuk kota Solo mulai usia dini, pelajar kita gerakan para atlet, bahkan sudah ada yang sampai ke timnas ini tentu sebuah kebanggaan untuk Kota Solo,” kata Astrid Widayani.
Senada, Head Coach MilkLife Soccer Challenge Solo, Maya Susmita mengakui menaikkan standar penilaian tim Talent Scouting untuk mencari penggawa All Stars Solo untuk bertadning di Kudus pertengahan 2026 mendatang. Sebelumnya, pada gelaran MilkLife Soccer Challenge All Stars 2025 yang berlangsung pada Januari lalu, tim besutan Coach Maya mampu meraih posisi runner up. Untuk itu, perlu peningkatan kualitas pemain untuk bisa memboyong piala bergengsi tingkat nasional tersebut.

