IPOL.ID— Personel TNI dari jajaran Kodam V/Brawijaya hingga saat ini masih terus melaksanakan berbagai upaya penanganan darurat pasca erupsi Gunung Semeru. Sejak fase awal bencana, prajurit TNI AD telah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak. Hingga Selasa (25/11/2025), sebanyak 651 personel telah dikerahkan untuk mendukung penanganan di lapangan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono menyampaikan bahwa TNI AD berkomitmen penuh untuk hadir dan bekerja di garis terdepan dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi dampak erupsi.
“Prajurit TNI AD masih terus berada di lapangan untuk melaksanakan evakuasi, pendistribusian logistik, hingga pembangunan fasilitas darurat. Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan dan komitmen TNI AD untuk membantu rakyat kapan pun dibutuhkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).
Hingga hari ini, TNI AD masih melaksanakan sejumlah tugas utama, mulai dari evakuasi warga dan pencarian korban di wilayah yang terisolasi material vulkanik, pendirian posko pengungsian berikut dapur lapangan, tenda, dan layanan kesehatan lapangan, hingga pendistribusian logistik seperti makanan siap saji, selimut, perlengkapan bayi, serta air bersih.
