Kabid Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto mengatakan untuk saat ini peraturan yang diterapkan untuk para pemain, pelatih, fisioterapis dan dokter yang akan mengikuti/menghadiri sebuah turnamen di Jepang harus menggunakan visa khusus yaitu visa entertainer yang proses pembuatannya berkisar antara 2-6 minggu.
“Awalnya kita harus mendapatkan Certificate of Eligibility (COE) dari pemerintah Jepang yang akan memakan waktu 2-3 minggu. Setelah mendapat approval COE barulah kita bisa mengajukan visa entertainer yang setidaknya membutuhkan waktu 2 minggu lagi untuk visa entertainer tersebut selesai diproses. Oleh karena itu, para pemain kita yang berlaga di Hylo Open tidak bisa berlaga di Kumamoto Masters karena terbentur proses ini,” jelas Rudy. (ahmad)
