Selain mendapatkan bimbingan teknis, peserta berkesempatan melihat serta berinteraksi langsung lewat simulasi penggunaan IFP saat pembelajaran di kelas V, dimana guru SDN Pejaten Timur 01 Jakarta, Aclisha Maulida mengajar pelajaran tentang norma, hak, dan kewajiban.
Antusiasme belajar dengan IFP juga ditunjukkan salah satu murid kelas V, Yumma Khairunnisa. “Ketika ibu guru Alischa mengajarkan materi tadi (tentang norma, hak, dan kewajiban), terasa lebih menyenangkan karena ada gambar visual yang seru!,” tegas Yumma yang juga diamini oleh temannya, Zhofiar dan Umair.
Program SAPA Sekolah terhubung erat dengan Cetak Biru Transformasi Digital melalui Rumah Pendidikan sebagai superaplikasi layanan digital pendidikan terintegrasi yang menyederhanakan akses bagi guru dan murid di seluruh Indonesia. Rumah Pendidikan dirancang sebagai ekosistem yang menyatukan berbagai aplikasi dan layanan yang sebelumnya terpisah, sehingga guru dan murid cukup mengakses satu pintu untuk menemukan konten, alat, serta ruang kolaborasi yang mendukung pembelajaran abad ke-21. (tim)
