“Informasi apapun itu, sampaikan saja ke kami, biar kami yang mendalami,” ucapnya.
Pencarian Alvaro diperluas hingga ke Banten dan Sukabumi. Polisi menyebut rekaman CCTV yang terhapus otomatis setiap hari dan tidak tersimpan menjadi kendala, apalagi laporan kehilangan tidak dibuat tepat pada hari kejadian.
Polisi kini mengumpulkan informasi dari saksi, sekolah, keluarga, pesan yang masuk lewat DM Instagram, hingga kanal aduan Kapolsek.
Sementara itu, Tugimin menduga Alvaro diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya.
Saat terakhir terlihat, Alvaro memakai kaos hitam, celana panjang hitam, dan sandal hitam, dengan ciri fisik tubuh kurus, kulit gelap, rambut cepak, dan memiliki lesung pipi. (far)
