Subkhan melanjutkan bahwa IQSA 2025 adalah forum yang bisa menjadi pemantik bagi asosiasi maupun kepanitiaan yang lain untuk turut mengembangkan isu QHSE dan sustainability pada waktu yang akan datang. Berbagai pengalaman, dan sharing kebaikan di bidang atau sektornya masing masing juga dilakukan dalam ajang ini.
“IQSA 2025 juga memposisikan peranan kita sebagai fasilitator atau yang mewadahi semua kemajuan dan inisiatif QHSE dan sustainability, untuk bisa diterapkan di sektor masing-masing. Kita sebagai organisasi yang mewadahi bagaimana implementasi QHSE dan sustainability yang inovatif dan dinamis, bisa terfasilitasi dari waktu ke waktu di kegiatan ini, dan kami berharap dokumen hasil IQSA 2025 nantinya akan bisa menjadi masukan penting bagi para stake holder kunci di sektor atau di industri-nya masing masing,” katanya.
Ketua Penyelenggara IQSA Awards 2025 – Juanda Jafar menjelaskan, bahwa IQSA Awards 2025 adalah wujud nyata didalam komitmen bersama membangun budaya K3 di Indonesia. “IQSA Awards 2025 adalah sebuah ajang penghargaan yang berfokus pada bidang Quality, Safety, Health and Environment (QHSE) dan diperuntukkan bagi sektor industri di Indonesia. Penghargaan ini diselenggarakan dengan tujuan mendorong para pelaku industri di Indonesia untuk mengimplementasikan aspek QHSE dengan baik dan benar serta berkelanjutan demi terciptanya operasi yang ekselen di perusahaannya masing-masing, dan dalam skala lebih luas demi terwujudnya budaya K3 di Indonesia,” papar Juanda saat memberikan sambutannya di acara Malam Penganugerahan IQSA Awards 2025.
