Usai kejadian, pihak kecamatan bersama Forkopimcam langsung meninjau lokasi. Untuk menghindari risiko keselamatan, kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara waktu.
“Pemerintah kecamatan sudah melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Kabupaten Garut, dan Dinas Pendidikan Garut akan mengecek langsung kondisi bangunan,” ujar Galih.
Saat ini, sekitar 90 siswa SDN Najaten 1 terpaksa belajar di rumah hingga waktu yang belum ditentukan.
“Sementara dikosongkan dulu, tidak ada kegiatan belajar mengajar karena kondisinya sudah ambruk,” imbuhnya.
Pemerintah Kecamatan Cibalong berharap agar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut segera memperbaiki bangunan sekolah agar kegiatan belajar dapat kembali berjalan normal.
“Sekarang sedang menunggu pengecekan oleh dinas, mudah-mudahan secepatnya bisa diperbaiki,” kata Galih.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap kondisi fisik bangunan lain di kompleks sekolah guna mengantisipasi kerusakan lanjutan.(Vinolla)
