Wahyu Kristiani menjelaskan bahwa kegiatan Math Science Exhibition ini diadakan untuk mengubah persepsi masyarakat bahwa selama ini math science dianggap sesuatu yang sulit.
Sebagaimana diketahui, sains dan matematika merupakan dua hal penting yang perlu dikuasai seorang siswa di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0, agar memiliki kemampuan berpikir kritis, logis, kreatif, dan dan mampu memecahkan masalah secara ilmiah.
Ini penting sebagai dasar untuk melakukan inovasi teknologi, demi kemajuan bangsa Indonesia dalam berbagai sektor kehidupan.
“Persepsi yang berkembang di masyarakat mengenai sains dan matematika itu adalah bidang ilmu yang sulit dipahami dan hanya ada pada ranah teori di dalam kelas saja. Melalui kegiatan ini kami ingin menyampaikan bahwa pendekatan sains maupun matematika dapat dikemas secara menarik dengan eksperimen, permainan, dan karya kreatif dalam kehidupan sehari-hari yang membuat anak-anak dapat menemukan penyelesaian masalah yang realistis,” jelas Wahyu.
Adapun para siswa yang berpartisipasi dalam program ini siap bersaing secara sportif. Mereka mengikuti berbagai kompetisi seperti “Thinkathon” yang mengajak siswa TK berpikir kritis lewat tantangan seru, “Logic in Motion”, “Eureka Science Battle” dan “Fun Mathematics” yang mengasah kemampuan 4C siswa SD yaitu Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration.
