Pendakwah yang dikenal aktif menggelar majelis taklim di Kediri itu juga menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan rekaman lama yang sebelumnya sudah dihapus dari seluruh akun resmi miliknya.
“Perlu saya sampaikan bahwa video yang beredar merupakan video lama dan telah kami hapus dari seluruh media resmi kami,” jelasnya.
Menanggapi pertanyaan publik soal anak-anak dalam video tersebut, Gus Elham menyebut mereka merupakan santri kecil yang rutin mengikuti pengajiannya dan selalu berada dalam pengawasan orang tua masing-masing.
“Anak dalam video viral tersebut adalah mereka yang berada dalam pengawasan orang tuanya yang mengikuti rutinan pengajian saya,” tuturnya.
Meski begitu, ia tetap menyampaikan penyesalan mendalam atas dampak yang timbul dari video tersebut dan berharap masyarakat dapat memaafkan kekhilafannya.
“Namun demikian, saya tetap memohon maaf atas hal tersebut. Semoga Allah Taala mengampuni kekhilafan kita semua dan senantiasa membimbing langkah kita di jalan kebaikan,” pungkasnya.(Vinolla)
