“Ini sesuai prediksi peluang kami di nomor relay. Tapi jujur, saya sempat khawatir karena tiga perenang putra sedang tidak fit. Farrel, Jason, dan Joe semua lagi flu dan radang, bahkan Joe sampai mundur dari nomor individu,” ujar Albert.
“Tapi lihat performa mereka tadi, luar biasa. Di tengah kondisi begitu, mereka masih bisa kasih perlawanan dan akhirnya dapat perunggu. Waktu mereka juga bagus, hanya terpaut tipis dari personal best,” lanjutnya.
Selain dari sektor putra, tim putri Indonesia yang beranggotakan Flairene Candrea, Adellia, Azzahra Permatahani, dan Nadia Aisha Nurzami juga tampil solid dan mempersembahkan medali perak di nomor 4x100m medley relay dengan waktu 4:19,89, di belakang Turki yang meraih emas lewat 4:15,59 menit dan di atas Aljazair (4:24,76) yang mendapatkan perunggu.
“Untuk putri, hasilnya sesuai target antara perak dan perunggu, dan mereka berhasil amankan perak. Tapi yang paling membanggakan dari hari ini adalah semangat juang anak-anak. Mereka tampil bukan hanya dengan fisik, tapi dengan hati,” tutup Albert.
