Saat penggerebekan dilakukan, warga menemukan ratusan butir obat terlarang berbagai merek. Obat-obat tersebut disembunyikan dengan rapih di dalam bungkus rokok agar tidak mudah terdeteksi.
Murtado menambahkan, bahwa temuan itu semakin menguatkan dugaan bahwa toko tersebut memang sengaja menyamarkan aktivitas ilegalnya.
Mengetahui adanya barang bukti, warga langsung menghubungi pihak Kepolisian untuk melakukan penindakan lebih lanjut. Polsek Pondok Aren segera merespons dan menuju lokasi.
Namun, saat warga sedang fokus mengumpulkan dan mendokumentasikan barang bukti, pedagang toko itu justru kabur. Padahal sebelumnya, pelaku sudah sempat diminta menyerahkan kartu identitasnya.
“Pedagangnya saat digerebek ada. Sudah diminta KTP-nya, cuma masyarakat fokus mengamankan obat-obatan, sehingga dia menyelinap kabur,” jelas Murtado.
Aksi kaburnya pelaku membuat warga semakin geram. Meski demikian, barang bukti yang telah diamankan menjadi pegangan kuat bagi polisi untuk mengusut kasus tersebut. Polsek Pondok Aren telah menangani kasus itu dan tengah melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri. Polisi juga memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti untuk proses hukum selanjutnya.
