Usai pengeroyokan, kedua matel ditemukan tergeletak di pinggir jalan. Salah satunya dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sementara satu lainnya mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit.
“Satu meninggal, satu masih hidup dalam kondisi kritis. Kejadiannya sangat cepat. Pemotor yang diberhentikan juga sudah tidak ada di lokasi,” tambah Kapolsek.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait identitas kedua matel yang menjadi korban, serta memburu para pelaku pengeroyokan yang disebut berjumlah 4–5 orang.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan setiap dugaan pelanggaran hukum kepada aparat berwenang.(Vinolla)
