IPOL.ID – Penguburan massal jenazah tanpa identitas mewarnai duka pascabanjir besar di Lhokseumawe dan Aceh Utara, ketika upaya identifikasi terhambat oleh putusnya akses komunikasi dan transportasi yang membuat keluarga korban tak mampu mencapai lokasi.
Langkah darurat ini mencerminkan betapa besarnya dampak bencana yang tidak hanya merenggut banyak nyawa, tetapi juga memutus akses komunikasi dan jalur darat lintas timur Aceh. Kondisi tersebut menjadi hambatan serius bagi keluarga korban untuk melakukan identifikasi maupun mengambil jenazah anggota keluarga mereka.
Laporan dari lapangan menyebutkan bahwa penemuan jenazah tanpa identitas terjadi di sejumlah titik pasca-banjir besar, khususnya di beberapa desa di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, wilayah yang berbatasan langsung dengan Lhokseumawe. Berbagai sumber berita lokal juga mengonfirmasi adanya evakuasi jenazah Mr. X dan Mrs. X dalam beberapa hari terakhir.
Pihak berwenang telah melakukan upaya maksimal untuk mengidentifikasi para korban dengan membawa seluruh jenazah ke rumah sakit. Namun situasi darurat, diperparah dengan terputusnya jalur komunikasi dan akses darat, membuat proses pelaporan orang hilang maupun pencarian oleh keluarga sangat terhambat.
