Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Banjir, Iklim Ekstrem, dan Kesalahan Kita Membaca Sebab
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Opini > Banjir, Iklim Ekstrem, dan Kesalahan Kita Membaca Sebab
Opini

Banjir, Iklim Ekstrem, dan Kesalahan Kita Membaca Sebab

Iqbal
Iqbal Published 27 Dec 2025, 19:00
Share
5 Min Read
Dr I Putu Santikayasa, S.Si., M.Sc.
Dr I Putu Santikayasa, S.Si., M.Sc. Foto: Ist
SHARE

Padahal, data iklim justru mengajarkan bahwa realitasnya jauh lebih rumit. Curah hujan ekstrem adalah fakta meteorologis. Banjir adalah dampak hidrologis.

Sementara besarnya kerusakan sering kali ditentukan oleh kesiapan sistem manusia. Karena itu, pendekatan ke depan tidak bisa hanya reaktif. Sistem peringatan dini multiskala yang terintegrasi menjadi kebutuhan mutlak, bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kelembagaan, kualitas SDM, dan alur pengambilan keputusan yang cepat.

Sistem peringatan memberi kita waktu untuk bersiap. Namun waktu saja tidak cukup.

Infrastruktur sumber daya air yang adaptif terhadap informasi iklim memberi kita kapasitas untuk bertahan.

Baca Juga

d
Banjir Rendam 115 RT di Jakarta, DPRD Desak Evaluasi Total Sistem Drainase
Banjir Rendam 7 Desa di Bogor, 346 KK Terdampak
Warga Joyotakan Solo Heboh, Air Banjir Berwarna Merah

Di atas semua itu, pendekatan berbasis alam (nature-based solutions) perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Bukan sebagai slogan, melainkan sebagai pilihan rasional untuk mengelola risiko di tengah iklim yang semakin ekstrem.

Pada akhirnya, banjir mengingatkan kita pada satu hal sederhana: alam bekerja dengan hukumnya sendiri. Tugas kita bukan mencari kambing hitam, melainkan belajar membaca sinyal-sinyalnya dengan lebih jujur, lebih ilmiah, dan lebih rendah hati. ***

Previous Page1234
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Banjir, Iklim Ekstrem, ipb university, Sebab
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Persib incar kemenangan lawan PSM demi puncak klasemen Foto: ileague Persib vs PSM: Ambisi Maung Bandung Rebut Puncak Klasemen
Next Article Ilustrasi air. Foto: iStock Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung, Aman dan Menyehatkan

TERPOPULER

TERPOPULER
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Foto PSSI
Olahraga

Hasil Drawing Liga 4 Piala Presiden 2026, Federasi Bagi 64 Klub ke 16 Grup

HeadlineOlahraga
Kalah dari Jeon Hyeok Jin, Moh Zaki Ubaidillah Ambil Pelajaran di Thailand Open 2026.
14 May 2026, 19:58
Gaya hidupHeadline
Simak Sejumlah Manfaat Cabai yang Jarang Diketahui
14 May 2026, 19:28
Nasional
PLN Perkuat Sistem Human Capital yang Adaptif untuk Hadapi Dinamika Bisnis Global
14 May 2026, 22:44
Hukum
466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
15 May 2026, 06:27
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?