Ia menekankan pentingnya evaluasi pelaksanaan Penerimaan Taruna Baru STMKG 2025 yang dilakukan secara komprehensif, objektif, dan berbasis data. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, keadilan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, sekaligus mampu menjawab dinamika kebijakan nasional dan kebutuhan organisasi ke depan.
Dalam arahannya, Kepala BMKG juga menyoroti perlunya transformasi pengelolaan SDM yang berbasis kebutuhan organisasi, termasuk dalam aspek pengembangan, penempatan, dan promosi pegawai.
“Ke depan, pengembangan, penempatan, dan promosi SDM harus benar-benar berbasis kebutuhan organisasi dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Kita ingin memastikan bahwa SDM unggul dan bermutu memperoleh kepercayaan untuk berkontribusi membangun BMKG,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa hasil evaluasi dan perencanaan harus terdokumentasi secara jelas dan ditindaklanjuti secara nyata, bukan berhenti pada rekomendasi tanpa implementasi.
