Sementara itu, Ketua STMKG Deni menyampaikan bahwa STMKG saat ini terus melakukan transformasi sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis sains terapan yang menopang profesionalisme BMKG di masa depan. Transformasi tersebut difokuskan pada penguatan kualitas akademik dan sains, tata kelola serta budaya akademik, serta penguatan rekognisi dan jejaring di tingkat nasional maupun internasional.
“Bagi kami, penerimaan taruna baru bukan sekadar proses seleksi administrasi, melainkan pintu masuk pembentukan kualitas intelektual, karakter, dan etos ilmiah calon taruna STMKG,” ujar Deni.
Ia berharap kegiatan evaluasi ini tidak hanya menghasilkan rekomendasi teknis, tetapi juga memperkuat kesepahaman dan komitmen bersama untuk menjadikan STMKG sebagai institusi pendidikan yang unggul, berdaya saing sains, dan memiliki rekognisi yang kuat di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan Evaluasi Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun 2025 dan penyusunan rencana pelaksanaan penerimaan Taruna Baru Tahun 2026 tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala BMKG dan diharapkan menjadi fondasi penguatan SDM BMKG yang berkelanjutan di masa mendatang. (ahmad)
