Ia menambahkan gerakan ini lahir dari semangat gotong royong karena banyak pekerja rentan berada dalam profesi berisiko namun tidak memiliki kemampuan finansial untuk membeli perlindungan jaminan sosial. “Kami ingin semua pekerja dapat mencari nafkah tanpa rasa cemas karena sudah terlindungi,” ujar Ivan.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh materi disampaikan melalui layar lebar bioskop sehingga peserta mendapatkan pengalaman sosialisasi yang lebih menarik dan tidak monoton. Setelah paparan selesai, peserta bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading menikmati film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! sebagai penutup acara.
Menurut Ivan, perusahaan yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi terhadap konsep sosialisasi nobar bioskop ini. Para peserta memberikan respons positif terhadap materi yang disampaikan. ”Pendekatan kreatif ini diharapkan dapat terus memperkuat pemahaman perusahaan mengenai pentingnya kepatuhan iuran dan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja,” cetus Ivan. (msb/dani)
