Ia menjelaskan bahwa merkuri dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, dan fotosensitivitas pada kulit. Dalam jangka panjang, paparan merkuri dapat berdampak lebih serius, termasuk gangguan ginjal, hati, paru-paru, kerusakan permanen pada otak, sistem saraf, hingga risiko kanker kulit.
“Kosmetik berbahan merkuri dilarang peredarannya oleh BPOM Indonesia. Jika digunakan dalam jangka panjang sangat berbahaya,” tegasnya.
Sony mengimbau masyarakat, terutama perempuan, untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk kecantikan. Ia menekankan pentingnya memeriksa izin edar dan menghindari kosmetik yang mengandung bahan berbahaya. “Harus selalu teliti, karena nanti yang rugi masyarakat sendiri apabila tidak hati-hati dan teliti dalam membeli dan menggunakan kosmetik,” ujarnya.(Vinolla)
