Lebih lanjut Dirjen memberikan contoh lain kolaborasi di antaranya Gelora Bung Karno (GBK) dan Sirkuit Mandalika. Perihal Sirkuit Mandalika misalnya, sebagai kawasan berikat mendapatkan bebas fasilitas perpajakan, baik pajak dari pabean sebagai bentuk dukungan.
“Tentunya banyak yang kami yakin kita bisa bantu. Dalam sisi pendanaan pusat. kita bisa bantu dalam hal asetnya, appraisalnya, dan kita bisa bantu dalam bentuk insentif fiskalnya. Ini yang menurut kami bisa dimanfaatkan oleh pemda, kemudian bisa kerja sama dengan swasta yang melihat itu,” jelas Dirjen Askolani.
Dirjen menyakini kolaborasi dengan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat bisa menghasilkan banyak efek berganda bagi semua bidang. Meliputi pariwisata, ekonomi, bisnis, kesehatan, hingga produktivitas generasi muda.
“Kalau masif kita lakukan pada seluruh daerah di Indonesia, kami yakin bisa jadi potensi pertumbuhan ekonomi kita. Terbukti di level dunia, kontribusi dari olahraga cukup besar dan nilainya sangat masif,” kata Dirjen Askolani.
