Sebelum insiden, sekitar pukul 09.50 WIB, korban terlihat duduk di sebuah warung kecil tak jauh dari rel. Saksi menyebut korban menikmati secangkir kopi sambil terlihat tenang tanpa menunjukkan tanda-tanda kegelisahan. Setelah selesai, korban berjalan menuju area lintasan dan mulai mondar-mandir di dekat rel, bahkan sempat duduk di atas besi pembatas lintasan aksi yang membuat warga sekitar waspada.
Situasi berubah fatal ketika KRL mulai mendekat, sejumlah saksi berteriak memperingatkan korban untuk menjauh, namun korban justru memalingkan wajah sambil tersenyum dan melangkah ke tengah rel sebelum akhirnya tertabrak kereta yang melaju.
Petugas stasiun yang mendapat laporan segera menuju lokasi dan memastikan kondisi korban sebelum menghubungi Polsek Cisauk. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka berat di bagian punggung akibat benturan keras.
Meski dugaan kuat mengarah pada aksi bunuh diri, polisi tetap melakukan penyelidikan lanjutan untuk menggali kondisi psikologis dan kemungkinan masalah pribadi yang dialami korban sebelum kejadian. (Vinolla)
