IPOL.ID – Menjelang HUT ke-48 tahun 2025, BPJS Ketenagakerjaan menggelar forum diskusi internal yang bertajuk “Risk & Leadership Governance Resilience”. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penguatan Governance Resilience untuk memastikan BPJS Ketenagakerjaan tetap kokoh dalam berbagai situasi dan sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat Integritas, Kepatuhan, dan Akuntabilitas.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Asep Rahmat Suwandha, dan turut dihadiri oleh Jajaran Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, serta Prof. Wimbo Santoso, SE, M.Sc, Ph.D selaku Ketua Dewan Komisioner OJK (periode 2017-2022) sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Asep Rahmat Suwandha, mengungkapkan, “Risiko tidak hanya menjadi tanggung jawab satu unit kerja tetapi harus dipahami oleh seluruh pimpinan. Pengambilan keputusan berbasis risiko (Risk-Based Decision Making) penting dilakukan untuk menjaga keberlanjutan program dan kepercayaan publik. Pemimpin harus mampu melihat risiko bukan sebagai hambatan, tetapi sebagai bagian dari strategi organisasi dengan tetap mengedepankan pola kepemimpinan berbasis etika.”
